“Incip-incip” belajar menyelam bersama UKSA-387 Undip

sama-ibuBelajar menyelam biasanya membutuhkan waktu 4 hari (atau lebih kalau untuk sertifikasi), tapi kemarin (07/12) bersama adik-adik UKM Selam Undip (UKSA 387), saya berkesempatan belajar menyelam paket kilat setengah hari. Makanya hanya disebut “incip-incip” 🙂 . Latihan diadakan di kolam loncat indah Kodam IV/Dip, kedalaman 5 meter, diikuti 15 peserta.

Kami berdua (saya dan de’ Iin) adalah peserta tertua di sesi latihan kemarin (sebelumnya ada oma 70 tahun yang ikut). Semua tahapan dasar untuk pool training bisa saya ikuti meskipun tidak terlalu lancar. Instrukturnya, adik-adik mahasiswa, yang sabar sekali memandu (mungkin beda kalau mereka menggojlog rekrutan baru, adik-adik kelas mereka).

img_3981res

Meskipun serba ringkas dan cepat, banyak hal yang sudah bisa dipelajari.. equalizing (adaptasi dengan kedalaman air), mask clearing (membersihkan masker saat di dalam air), pengenalan alat (rompi pelampung BCD, sepatu selam fins, dll), juga cara setting alat scuba, dst… dan tentu saja –yang paling ditunggu– saat menyelam.

Jujur saja, pertama kali mencoba turun ke kolam dengan peralatan scuba saya sempat panik (padahal masih di permukaan, tuh…). Saya minta tambahan waktu untuk menyesuaikan diri bernafas melalui mulut, baru berani mencoba lagi. Relatif cepat menyesuaikan diri karena dulu pernah mencoba snorkeling di Bali.

img_3985res

Selain belajar menggunakan peralatannya, perlu juga mengetahui beberapa komunikasi isyarat di dalam air. Mempertemukan jempol dan telunjuk membentuk huruf O artinya Ok/aman, jempol naik berarti naik ke permukaan, jempol turun berarti sebaliknya, merasa panik atau bahaya kasih isyarat tangan menyilang leher… (he..he.. ini yang saya lakukan saat pertama mencapai dasar kolam dan panik #malu).

img_3999

Setengah hari berendam di kolam ternyata bikin menggigil juga.. padahal adik-adik mahasiswa mengajak untuk mencoba selam di laut.. Brrr…  Paling tidak, dengan latihan “incip-incip” ini, kalau suatu ketika berkesempatan ke obyek wisata selam seperti Bunaken, Raja Ampat, Tulamben (Bali), atau yang dekat saja di Karimunjawa, mudah-mudahan boleh mencoba menyelam yang tentu lebih wow daripada snorkeling saja.

Trims buat @ardha dan adik-adik UKSA 387 Undip. Semoga makin sukses dengan kegiatan-kegiatan berikutnya.

barengan

2 comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *