Banjarbaru, 6-8 November 2015

Menjelang acara Yani –teman SMA– mantu (08/11/2015) sebagian teman sudah tiba di Banjarbaru Kalsel 2 hari sebelumnya, khusus untuk menikmati wisata khas Banjar. Maryanto yang tinggal di Sampit dan ada kantor di Banjarbaru, juga Adi Wibowo yang kebetulan ada tugas di Kalsel sudah standby di Bandara Syamsudin Noor sejak sore. Niniek dari Solo sudah tiba pagi hari, Imam dari Jakarta sore, Yudi bareng istri mestinya tiba sore tapi terlambat karena pesawat tertunda.

banjar6

Wisata kuliner terus. Soto Banjar, Nasi Itik, Ikan Patin Bakar,… selama perut muat semua jenis kuliner dicoba (pokoknya jangan ingat-ingat kadar kolesterol, tensi, dan gula darah kalau wiskul)

banjar1

Ditraktir Maryanto, naik perahu klothok menyusuri Sungai Martapura menuju Pasar Terapung di Lok Baintan. Yang di keranjang penjualnya itu mangga kasturi, endemik Banjarmasin. Foto-foto di Pasar Terapung banyak sekali sebenernya..

banjar5

Makanan khas, handicraft khas, dan tentu saja busana khas Kalsel… Sasirangan. Lumayan, belanja baju-baju Sasirangan langsung di lokasinya buat njagong manten atau acara resmi. Biar beda kalau teman-teman lain berbatik ria.

banjar3

Berburu batu dan cindera mata khas di Pasar Martapura. Yudi dan Adi sampai lesehan, karena gumun batu-batu seperti akik hanya 10-15 rb rupiah per biji. Bisa dijual mahal di Jawa (kalau yang beli nggak tahu ilmu akik) 🙂 Jangan sepelekan tas belanjaan yang kecil-kecil… itu isinya batu intan ribuan dolar, lho…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *